JAKARTA - Di tengah pesatnya pertumbuhan industri pernikahan di Indonesia, kebutuhan akan tenaga ahli yang tidak hanya terampil secara teknis tetapi juga memiliki mentalitas wirausaha menjadi sangat krusial. Di Jl. Bahari No. 16.A, Kabupaten Bandung, sebuah lembaga pendidikan non-formal hadir sebagai oase bagi mereka yang ingin mengubah hobi menjadi profesi yang menjanjikan. LKP Prasetya Putri bukan sekadar tempat kursus; ia telah menjelma menjadi ruang lahirnya mimpi dan kemandirian bagi banyak perempuan.
Sejak mulai beroperasi pada tahun 2018, lembaga ini secara konsisten bergerak di bidang Tata Rias Pengantin dan Kecantikan Rambut. Di balik sapuan kuas dan denting alat rias, terdapat misi besar untuk memberdayakan generasi muda agar mampu berdiri di atas kaki sendiri. Lembaga ini dipimpin oleh Putri Dwi Nurul Luthfi, S.E., M.M., seorang perempuan visioner yang meyakini bahwa kecantikan bukan sekadar tampilan, melainkan jalan menuju kemandirian ekonomi dan kepercayaan diri.
Transformasi Peserta Didik Menjadi Wirausaha Mandiri
Setiap tahunnya, LKP Prasetya Putri menjadi rumah bagi sekitar 50 peserta didik yang datang dengan berbagai latar belakang sosial dan cerita hidup yang berbeda. Di tempat ini, kurikulum yang diajarkan melampaui sekadar teknik memulas wajah atau menata rambut. Para peserta dididik untuk memiliki disiplin tinggi, etika profesi yang kuat, serta keberanian untuk memulai usaha sendiri sejak dini.
Keberhasilan lembaga ini tercermin dari rekam jejak para lulusannya. Hingga kini, lebih dari 100 alumni telah dilahirkan—sebagian menjadi perias pengantin profesional, sebagian membangun brand sendiri, dan lainnya bergabung di industri wedding yang terus tumbuh. Angka ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi yang tepat guna mampu memberikan dampak nyata bagi penyerapan tenaga kerja di sektor ekonomi kreatif.
Putri Dwi Nurul Luthfi menegaskan bahwa orientasi pendidikan di lembaganya adalah kemandirian jangka panjang. “Kami ingin LKP Prasetya Putri menjadi tempat orang menemukan masa depannya. Bukan hanya bisa merias, tapi juga berani bermimpi dan mandiri secara ekonomi,” tutur sosok yang akrab disapa Putri ini.
Sinergi Pendidikan dan Praktik Nyata melalui Wedding Organizer
Salah satu faktor pembeda yang membuat LKP Prasetya Putri unggul adalah integrasi antara kurikulum kelas dengan dunia usaha yang sesungguhnya. Lembaga ini menyadari bahwa teori tanpa praktik langsung di lapangan tidak akan cukup untuk menghadapi kerasnya kompetisi di industri pernikahan. Tak hanya bergerak di bidang pendidikan, LKP Prasetya Putri juga mengembangkan unit usaha Prasetya Putri Wedding Organizer yang menjadi ruang praktik nyata bagi peserta didik dan alumni.
Melalui unit usaha ini, para peserta didik tidak hanya belajar di balik meja atau manekin. Mereka mendapatkan ruang praktik langsung, menghadapi klien sesungguhnya, serta memahami dinamika industri pernikahan dari balik layar. Pengalaman menghadapi ekspektasi klien dan tekanan di hari pernikahan menjadi nilai tambah dalam mencetak lulusan yang siap pakai dan kompeten di mata industri. Sinergi antara lembaga pelatihan dan dunia usaha ini terbukti menjadi formula sukses dalam menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan pasar kerja.
Dukungan Keluarga sebagai Pilar Pengembangan Lembaga
Kesuksesan LKP Prasetya Putri dalam berkembang secara berkelanjutan tidak terlepas dari dukungan sistem yang kuat dari lingkungan terdekat sang pemimpin. Di balik perjalanan lembaga ini, ada dukungan keluarga yang tak terpisahkan dari setiap langkah strategis yang diambil. Putri dalam menjalankan visinya senantiasa didampingi oleh sang suami, Febri Pra Setiawan, S.T., yang merupakan seorang pengusaha di bidang properti.
Kehadiran sosok suami memberikan perspektif bisnis yang lebih luas dalam pengelolaan lembaga, sementara anak mereka, Fairel Sakha Alzaidan, diakui menjadi sumber energi dan motivasi utama bagi Putri dalam mengembangkan lembaga secara berkelanjutan. Dukungan keluarga yang solid ini memungkinkan LKP Prasetya Putri untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bandung dan sekitarnya.
Menyongsong Masa Depan Industri Kecantikan di Kabupaten Bandung
Dengan pondasi yang sudah kuat sejak 2018, LKP Prasetya Putri kini menatap masa depan dengan optimisme tinggi. Di tengah tantangan ekonomi global, sektor jasa kecantikan dan pernikahan terbukti menjadi salah satu sektor yang paling resilien. Lembaga ini berkomitmen untuk terus memperbarui metode pengajaran agar selaras dengan tren kecantikan terbaru, tanpa meninggalkan nilai-nilai etika dan profesionalisme.
Upaya LKP Prasetya Putri dalam merawat kecantikan dan membangun masa depan adalah bukti nyata bahwa lembaga kursus dan pelatihan (LKP) memegang peranan vital dalam sistem pendidikan nasional. Dengan fokus pada skill praktis dan pemberdayaan ekonomi, lembaga ini tidak hanya memoles wajah para pengantin, tetapi juga sedang memoles masa depan generasi muda Indonesia agar lebih cerah dan mandiri.