Tol

Tol Japek II Selatan Gratis Saat Arus Balik Lebaran 2026, Ini Skema dan Akses Masuknya

Tol Japek II Selatan Gratis Saat Arus Balik Lebaran 2026, Ini Skema dan Akses Masuknya
Tol Japek II Selatan Gratis Saat Arus Balik Lebaran 2026, Ini Skema dan Akses Masuknya

JAKARTA — Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif untuk mengurai kepadatan kendaraan saat arus balik Lebaran 2026. 

Salah satu strategi yang ditempuh adalah memfungsionalkan Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan secara situasional dan tanpa tarif. Ruas sepanjang 52 kilometer arah Jakarta, tepatnya dari Sadang hingga Setu, akan dapat dilintasi gratis guna mendukung kelancaran lalu lintas.

Kebijakan ini diumumkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Pembukaan jalur tersebut bersifat fungsional, artinya hanya dioperasikan pada periode tertentu sesuai kebutuhan manajemen lalu lintas di lapangan.

"Dalam rangka mendukung kelancaran arus balik Lebaran 2026, Jalan Tol Jakarta - Cikampek II Selatan sepanjang 52 km dibuka fungsional secara situasional sesuai diskresi kepolisian," jelasnya di akun Instagram resmi BPJT.

Dengan skema ini, kendaraan yang kembali menuju Jakarta memiliki alternatif jalur tambahan sehingga potensi kepadatan di ruas utama dapat ditekan.

Khusus Kendaraan Golongan I dan Satu Arah ke Jakarta

Fungsional Tol Japek II Selatan tidak diberlakukan untuk seluruh jenis kendaraan. Jalur ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan I (non-bus). Artinya, kendaraan pribadi menjadi prioritas dalam pemanfaatan ruas tambahan tersebut.

Selain itu, pengoperasian hanya dilakukan satu arah menuju Jakarta, mencakup lintasan Sadang - Kutanegara - Bojongmangu - Sukaragam - Setu. Pembatasan ini dilakukan agar pengaturan arus lalu lintas lebih terkendali dan sesuai kebutuhan saat arus balik.

"Skema pengoperasian jalur fungsional akan dilaksanakan sesuai diskresi kepolisian," pungkasnya.

Dengan pengawasan dan pengendalian dari pihak kepolisian, pembukaan jalur akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas aktual. Jika terjadi lonjakan volume kendaraan, jalur ini dapat segera difungsikan untuk membantu mengurai antrean.

Skema Jalur Masuk Fungsional

Secara teknis, akses masuk menuju jalur fungsional Tol Japek II Selatan telah ditentukan. Pada periode arus balik Lebaran 2026, kendaraan hanya dapat memasuki jalur tersebut melalui satu titik.

Jalur akses masuk fungsional hanya ada pada Simpang Susun Sadang. Dengan sistem satu pintu masuk ini, pengendalian arus kendaraan dapat dilakukan lebih efektif, sekaligus memastikan bahwa kendaraan yang melintas sesuai dengan kategori yang telah ditetapkan.

Pembatasan akses masuk juga bertujuan meminimalkan potensi kepadatan di titik pertemuan arus kendaraan. Kendaraan yang hendak memanfaatkan jalur gratis ini diharapkan memperhatikan rambu dan arahan petugas di lapangan.

Keberadaan jalur alternatif ini menjadi bagian dari manajemen rekayasa lalu lintas terpadu yang biasa diterapkan saat musim mudik dan arus balik Lebaran.

Empat Titik Akses Keluar Menuju Gerbang Tol Eksisting

Sementara untuk jalur keluar, terdapat empat titik akses yang dapat digunakan pengendara sebelum kembali ke ruas tol eksisting. Rinciannya sebagai berikut:

Exit Tol Simpang Susun Kutanegara (jarak ke GT Karawang Timur existing 15 km)

Exit Tol Simpang Susun Bojongmangu (jarak ke GT Cikarang Timur 15 km sedangkan GT Cibatu 3,5 km)

Exit Tol Simpang Susun Sukaragam (jarak ke GT Cikarang Barat 12 km)

Akses keluar dan akhir fungsional Simpang Susun Setu

Dengan beberapa opsi keluar tersebut, distribusi kendaraan diharapkan menjadi lebih merata. Pengendara dapat memilih akses terdekat menuju gerbang tol tujuan masing-masing, sehingga beban lalu lintas tidak terpusat di satu titik saja.

Keberadaan jalur keluar di Kutanegara, Bojongmangu, Sukaragam, hingga Setu memberi fleksibilitas bagi pengguna jalan yang hendak melanjutkan perjalanan ke berbagai wilayah di sekitar Karawang, Cikarang, maupun Jakarta.

Langkah memfungsionalkan Tol Japek II Selatan secara gratis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan arus balik Lebaran 2026 berjalan lebih lancar. Dengan tambahan kapasitas jalan sepanjang 52 kilometer, tekanan di ruas utama Jakarta-Cikampek diharapkan dapat berkurang signifikan.

Pengendara tetap diimbau untuk memantau informasi resmi terkait jadwal dan waktu pemberlakuan jalur fungsional, mengingat pengoperasiannya bersifat situasional sesuai diskresi kepolisian. Dengan perencanaan perjalanan yang matang serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, pemanfaatan jalur ini diharapkan dapat memberikan pengalaman arus balik yang lebih nyaman dan efisien.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index