JAKARTA - Kepolisian Daerah Jawa Barat berkomitmen melakukan aksi sosial dengan menargetkan pembangunan 30 unit Rumah Tidak Layak Huni bagi masyarakat selama bulan Ramadan 2026. Program kemanusiaan ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak dan sehat bagi warga kurang mampu di wilayah hukum Jawa Barat secara serentak. Langkah nyata tersebut diambil sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus mengisi bulan suci dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga desa.
Aksi Kemanusiaan Polri Melalui Program Bedah Rumah Di Jawa Barat
Pernyataan mengenai komitmen pembangunan hunian ini disampaikan secara resmi pada Selasa 24 Februari 2026 sebagai bagian dari program kerja bakti sosial kepolisian daerah setempat. Polda Jabar menilai bahwa momen Ramadan merupakan waktu yang sangat tepat untuk mempererat kedekatan antara aparat penegak hukum dengan rakyat melalui aksi pembangunan fisik bangunan. Sebanyak 30 unit rutilahu akan tersebar di berbagai wilayah kabupaten dan kota untuk memastikan pemerataan bantuan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan tempat tinggal lebih layak.
Personel kepolisian akan diterjunkan langsung ke lapangan untuk bergotong-royong bersama warga dalam merenovasi rumah yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan tidak aman untuk dihuni. Pihak Polda Jabar menegaskan bahwa seleksi penerima bantuan dilakukan secara ketat dan transparan agar bantuan rutilahu ini benar-benar jatuh ke tangan masyarakat yang tepat sasaran. Pembangunan ini mencakup perbaikan struktur utama bangunan, atap, lantai, hingga fasilitas sanitasi yang memenuhi standar kesehatan bagi keluarga yang nantinya akan menempati rumah tersebut kembali.
Target Penyelesaian Pembangunan Sebelum Hari Raya Idulfitri Tiba Nanti
Polda Jabar menargetkan seluruh proses pengerjaan 30 unit rutilahu ini dapat diselesaikan dalam kurun waktu satu bulan penuh selama pelaksanaan puasa Ramadan berlangsung secara intensif. Hal ini dilakukan agar para pemilik rumah dapat merayakan hari kemenangan atau lebaran di hunian baru yang lebih kokoh, bersih, dan memberikan rasa aman bagi mereka. Tim teknis dari internal kepolisian bekerja sama dengan masyarakat sekitar terus memantau progres pembangunan setiap hari untuk memastikan tidak ada keterlambatan pengerjaan di setiap lokasi titik proyek.
Koordinasi antara polres jajaran dilakukan secara berkala guna melaporkan setiap kendala yang dihadapi di lapangan selama proses renovasi rumah tidak layak huni tersebut berlangsung masif. Dukungan logistik dan material bangunan telah disiapkan secara matang agar para pekerja dapat terus bergerak cepat menyelesaikan tahap demi tahap pembangunan fisik di desa-desa sasaran. Kapolda Jabar berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi instansi lain untuk turut serta berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan melalui penyediaan infrastruktur dasar bagi masyarakat marginal di pelosok.
Sinergi Kepolisian Dan Masyarakat Dalam Membangun Hunian Yang Layak
Program ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, namun juga menjadi sarana untuk membangun sinergi dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri melalui pendekatan yang lebih humanis. Partisipasi aktif dari tokoh masyarakat serta perangkat desa setempat menjadi kunci utama kelancaran pembangunan rutilahu di masing-masing wilayah kabupaten yang telah ditentukan oleh pihak panitia pimpinan. Melalui kegiatan gotong royong ini, semangat kekeluargaan antara polisi dan warga semakin kuat sehingga tercipta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih kondusif selama bulan puasa.
Selain pengerjaan fisik, Polri juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan rumah agar hunian yang baru dibangun tetap awet dan nyaman digunakan untuk jangka panjang. Pihak kepolisian ingin memastikan bahwa penerima manfaat merasa memiliki rumah tersebut dan bertanggung jawab dalam merawat aset yang telah dibangun melalui dana sosial Polri tersebut setiap hari. Keterlibatan bhabinkamtibmas di setiap desa menjadi garda terdepan dalam memantau penggunaan serta pemeliharaan rumah-rumah yang sudah selesai direnovasi oleh tim gabungan dari jajaran Polda Jabar.
Dampak Sosial Dan Peningkatan Kesejahteraan Warga Kurang Mampu Bogor
Kehadiran program bedah rumah ini diharapkan dapat memberikan dampak psikologis yang positif bagi warga penerima bantuan sehingga mereka memiliki semangat baru dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Rumah yang layak huni secara langsung akan meningkatkan kualitas kesehatan penghuninya, terutama bagi anak-anak dan lansia yang sangat rentan terhadap kondisi cuaca jika tinggal di rumah rutilahu. Pemerintah daerah setempat memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polda Jabar atas inisiatif yang sangat membantu program pembangunan daerah dalam bidang perumahan rakyat bagi warga miskin.
Pembangunan rutilahu ini juga menjadi bukti bahwa Polri memiliki peran yang sangat luas tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai motor penggerak kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan selesainya 30 unit rumah ini, diharapkan akan ada lebih banyak keluarga yang terangkat derajat kehidupannya dan mampu menatap masa depan dengan lebih optimis serta lebih sejahtera. Polda Jabar berkomitmen untuk terus menjalankan program-program serupa di masa mendatang sebagai bagian dari agenda rutin tahunan yang menyentuh langsung kepentingan fundamental dari seluruh rakyat Indonesia.