JAKARTA - Stadion Anfield menjadi saksi bisu betapa tipisnya batas antara euforia dan nestapa dalam sepak bola kasta tertinggi Inggris. Pertandingan pekan ke-25 yang mempertemukan Liverpool dan Manchester City pada Minggu berakhir dengan dramatis sekaligus kontroversial. Liverpool takluk 2-1 dari Manchester City dalam laga Liga Premier di Anfield, Minggu 8 Februari 2026. Hasil ini tidak hanya merenggut poin berharga di kandang sendiri, tetapi juga meninggalkan luka mendalam bagi kubu tuan rumah terkait kepemimpinan wasit di lapangan.
Kemenangan nyaris diraih setelah Dominik Szoboszlai memberi keunggulan lewat tendangan bebas. Gol tersebut sempat membangkitkan harapan publik Merseyside bahwa mereka mampu menundukkan sang juara bertahan. Namun, City membalikkan keadaan lewat gol Bernardo Silva dan penalti Erling Haaland di injury time. Drama bahkan sempat memuncak ketika Rayan Cherki juga sempat mencetak gol ketiga yang dianulir, menambah tensi tinggi yang sudah menyelimuti seisi stadion hingga peluit panjang dibunyikan.
Protes Keras Arne Slot Terhadap Inkonsistensi Wasit
Pascapertandingan, ruang ganti Liverpool tampak diliputi awan mendung. Pelatih Arne Slot mengaku marah dan kecewa dengan akhir pertandingan. Kemarahan pelatih asal Belanda ini bukan tanpa alasan; ia mengkritik ketidakkonsistenan wasit dalam mengambil keputusan besar yang dinilainya sangat merugikan kolektifitas timnya. Slot mempertanyakan berbagai keputusan seperti gol yang dianulir untuk City dan penalti yang mereka dapatkan.
Salah satu poin utama yang menjadi sorotan Slot adalah perlakuan wasit terhadap bintang mereka, Mohamed Salah. Ia menyoroti tarikan kaos terhadap Mohamed Salah yang tidak diberi kartu merah. Padahal, menurutnya, situasi tersebut sangat jelas menghambat peluang menyerang timnya secara terbuka. Namun, Slot menerima kartu merah untuk Szoboszlai karena menarik kaos Haaland. "Itu aturannya dan hanya mengikuti aturan yang kami minta," ujarnya dilansir laman Liverpool. Ketimpangan keputusan inilah yang membuat Slot merasa timnya diperlakukan tidak adil di momen-momen krusial.
Polemik Penalti Erling Haaland dan Insiden Alisson
Kejadian yang paling memukul mental Liverpool adalah penalti di menit-menit akhir yang dieksekusi oleh Erling Haaland. Mengenai penalti untuk City, Slot mengakui ada kontak Alisson dengan Matheus Nunes. Namun, ia memiliki sudut pandang teknis yang berbeda mengenai sah atau tidaknya pelanggaran tersebut. Menurut analisis timnya, bola dinilai sudah keluar dari permainan saat pelanggaran terjadi, sehingga penalti seharusnya tidak diberikan.
Ia lebih frustrasi dengan insiden tarikan kaos terhadap Salah yang jelas dan terbuka. Menurutnya, situasi itu seharusnya juga berbuah kartu merah. Inkonsistensi penerapan aturan antara apa yang dialami Szoboszlai dan apa yang diterima lawan menjadi poin frustrasi utama bagi sang manajer. Slot menegaskan bahwa langkah selanjutnya adalah tidak bergantung pada keputusan wasit. Peningkatan performa harus tercermin dalam tabel klasemen, dan hal itu hanya bisa diraih melalui evaluasi internal yang mendalam.
Peningkatan Intensitas dan Energi di Babak Kedua
Meskipun berakhir dengan kekalahan, Slot tetap melihat sisi positif dari perjuangan anak asuhnya, terutama setelah jeda antar babak. Slot memuji peningkatan tim di babak kedua dengan intensitas dan tekanan lebih baik. Namun, dua gol yang kebobolan di akhir laga merusak performa itu. Slot menyebut tidak banyak perubahan taktik antara babak pertama dan kedua, melainkan lebih kepada faktor eksternal dan mentalitas.
Energi dari pendukung membantu tim tampil lebih baik setelah turun minum. Performa fisik dan mental pemain di babak kedua mendapat pujian dari staf kepelatihan. Momentum berubah setelah Liverpool mulai mendominasi penguasaan bola dan memaksa City bertahan lebih dalam. Sayangnya, dominasi tersebut tidak cukup kuat untuk membendung kebangkitan City yang mampu memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Liverpool di masa kritis.
Krisis Pemain Jelang Menghadapi Sunderland
Ujian bagi Liverpool dipastikan akan berlanjut ke pekan berikutnya dengan kondisi skuad yang sedikit pincang. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi perjalanan Liverpool di papan atas klasemen. Pekerjaan rumah Slot bertambah berat karena masalah kebugaran pemain. Disisi lain, Jeremie Frimpong dipastikan absen untuk laga melawan Sunderland. Joe Gomez juga kecil kemungkinan bisa kembali setelah absen tiga minggu.
Selain itu, lini tengah harus kehilangan salah satu kreator utamanya. Szoboszlai akan absen karena akumulasi kartu kuning. Namun, Slot tetap optimistis dan menyebut memiliki opsi pemain lain yang bisa mengisi posisi tersebut. Ia menekankan bahwa seluruh elemen klub harus segera melupakan kekecewaan di Anfield dan mengalihkan fokus sepenuhnya pada pertandingan selanjutnya. "Tim harus bangkit untuk laga berikutnya melawan Sunderland," katanya menutup pernyataan resminya.