JAKARTA - Perubahan harga bahan bakar minyak kembali terjadi pada awal Maret 2026. Penyesuaian harga ini membuat sejumlah jenis BBM nonsubsidi milik Pertamina mengalami kenaikan di berbagai daerah.
Masyarakat yang mengandalkan BBM seperti Pertamax, Pertamax Turbo, hingga Dex Series kini perlu memperhatikan daftar harga terbaru yang berlaku di SPBU seluruh Indonesia pada Rabu, 11 Maret 2026.
Kenaikan harga tersebut merupakan bagian dari penyesuaian berkala yang dilakukan Pertamina mengikuti dinamika pasar energi. Sejumlah wilayah mencatatkan harga yang berbeda-beda, meskipun sebagian besar masih berada dalam kisaran yang relatif seragam. Di beberapa provinsi, kenaikan harga terlihat cukup signifikan terutama pada jenis BBM diesel berkualitas tinggi.
Di Jawa Barat misalnya, Pertamax mengalami penyesuaian harga yang cukup terasa bagi konsumen. Harga BBM dengan oktan 92 ini naik sebesar Rp500 per liter, dari sebelumnya Rp11.800 menjadi Rp12.300. Perubahan tersebut menjadi perhatian karena Pertamax merupakan salah satu BBM yang banyak digunakan oleh kendaraan pribadi di berbagai daerah.
Selain Pertamax, beberapa produk BBM lainnya juga ikut mengalami kenaikan. Pertamax Turbo, Pertamax Green, hingga Pertamina Dex dan Dexlite tercatat mengalami perubahan harga yang bervariasi di berbagai wilayah Indonesia.
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi pada Maret 2026
Memasuki periode penyesuaian harga pada Maret 2026, sejumlah BBM nonsubsidi Pertamina terpantau mengalami kenaikan. Produk-produk ini umumnya digunakan oleh kendaraan yang membutuhkan bahan bakar dengan kualitas lebih tinggi.
Di wilayah Jawa Barat, Pertamax yang sebelumnya dijual dengan harga Rp11.800 kini naik menjadi Rp12.300 per liter. Penyesuaian ini menunjukkan adanya kenaikan sebesar Rp500 per liter dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan harga juga terjadi pada Pertamax Turbo. BBM dengan performa lebih tinggi ini mengalami kenaikan Rp400 per liter, dari harga sebelumnya Rp12.700 menjadi Rp13.100 per liter.
Sementara itu, Pertamax Green yang merupakan bahan bakar ramah lingkungan juga ikut mengalami kenaikan. Harga produk ini meningkat Rp450 per liter dari sebelumnya Rp12.450 menjadi Rp12.900.
Pada kategori bahan bakar diesel, kenaikan bahkan tercatat lebih besar. Pertamina Dex menjadi produk yang mengalami kenaikan tertinggi, yakni sebesar Rp1.000 per liter dari Rp13.500 menjadi Rp14.500.
Dexlite juga mengalami penyesuaian harga cukup signifikan. Harga BBM ini naik Rp950 per liter dari sebelumnya Rp13.250 menjadi Rp14.200.
Daftar Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera
Harga BBM di wilayah Sumatera menunjukkan variasi yang berbeda di setiap provinsi. Perbedaan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti distribusi, biaya logistik, serta kebijakan regional.
Di Provinsi Aceh, harga Pertamax tercatat Rp12.600 per liter. Sementara Pertamax Turbo dijual Rp13.350, Pertamina Dex Rp14.800, dan Dexlite Rp14.500. Adapun Pertalite berada di harga Rp10.000 dan Biosolar Rp6.800.
Pada kawasan Free Trade Zone Sabang, harga Pertamax lebih rendah yakni Rp11.550. Dexlite dijual Rp13.250, sedangkan Pertalite dan Biosolar tetap berada pada harga Rp10.000 dan Rp6.800.
Provinsi Sumatera Utara memiliki harga yang serupa dengan Aceh. Pertamax berada di angka Rp12.600, Pertamax Turbo Rp13.350, Pertamina Dex Rp14.800, dan Dexlite Rp14.500.
Sementara itu di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax tercatat Rp12.900 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.650, Pertamina Dex Rp15.100, dan Dexlite Rp14.800.
Di wilayah Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, hingga Lampung, harga BBM relatif seragam dengan Pertamax Rp12.600, Pertamax Turbo Rp13.350, Pertamina Dex Rp14.800, serta Dexlite Rp14.500 per liter.
Harga BBM di Wilayah Jawa dan Bali
Di Pulau Jawa, harga BBM Pertamina cenderung lebih seragam di berbagai provinsi. Di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur, Pertamax dijual Rp12.300 per liter.
Pertamax Turbo berada di angka Rp13.100 per liter, sedangkan Pertamax Green dijual Rp12.900. Untuk produk diesel, Pertamina Dex tercatat Rp14.500 dan Dexlite Rp14.200.
Harga Pertalite di seluruh wilayah tersebut tetap berada di angka Rp10.000 per liter. Sementara Biosolar masih dipatok pada harga Rp6.800.
Kondisi harga yang relatif sama ini juga berlaku di wilayah Bali. Pertamax dijual Rp12.300 per liter dan Pertamax Turbo Rp13.100. Pertamina Dex berada di angka Rp14.500, sedangkan Dexlite Rp14.200.
Harga BBM di Kalimantan dan Sulawesi
Wilayah Kalimantan juga menunjukkan variasi harga yang tidak terlalu jauh berbeda dari daerah lain. Di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur, harga Pertamax berada di angka Rp12.600 per liter.
Pertamax Turbo dijual Rp13.350, Pertamina Dex Rp14.800, dan Dexlite Rp14.500. Pertalite tetap berada di harga Rp10.000 sementara Biosolar Rp6.800.
Di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, harga Pertamax sedikit lebih tinggi yakni Rp12.900 per liter. Pertamax Turbo mencapai Rp13.650, Pertamina Dex Rp15.100, dan Dexlite Rp14.800.
Sementara di kawasan Sulawesi seperti Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat, harga BBM juga relatif seragam. Pertamax dijual Rp12.600 per liter, Pertamax Turbo Rp13.350, Pertamina Dex Rp14.800, dan Dexlite Rp14.500.
Harga BBM di Wilayah Timur Indonesia
Di kawasan Indonesia timur seperti Maluku dan Maluku Utara, harga BBM juga mengikuti pola yang hampir serupa. Pertamax dijual Rp12.600 per liter dan Dexlite Rp14.500. Pertalite tetap berada di angka Rp10.000 dan Biosolar Rp6.800.
Wilayah Papua juga menunjukkan harga yang tidak jauh berbeda. Di Papua, Pertamax dijual Rp12.600 per liter, Pertamax Turbo Rp13.350, dan Dexlite Rp14.500.
Untuk Papua Barat dan Papua Barat Daya, harga Pertamina Dex tercatat Rp14.800 per liter. Sementara Pertalite tetap berada pada harga Rp10.000 dan Biosolar Rp6.800.
Penyesuaian harga BBM ini menjadi informasi penting bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor, terutama menjelang berbagai aktivitas perjalanan di bulan Maret 2026. Dengan mengetahui daftar harga terbaru di setiap wilayah, masyarakat dapat lebih mudah memperkirakan kebutuhan biaya bahan bakar mereka.